Quantum of Solace, Memikat karena Efek Virtual

FILM James Bond ke-22 ini akan memenuhi rasa penasaran penggemar film agen rahasia 007. Apalagi, bagi mereka yang kecewa dengan akhir film James Bond, Casino Royale.

Tugas Bond kali ini adalah memburu siapa pengkhianat di MI6 sebenarnya. Kali ini Bond (Daniel Craig) menjalankan tugas tidak hanya berdasarkan perintah. Tapi di dalam lubuk hatinya, dia melakukan tugas berdasarkan balas dendam karena kematian Vesper Lynd (pada Casino Royale, Vesper terbunuh karena ulah Mr White yang memaksanya melakukan misi berbahaya). Di sini juga akan diketahui, siapa wajah Mr White, si sang pengkhianat.

Dalam melakukan aksinya, selain dibantu oleh M (Judi Dench), Bond juga mendapatkan dorongan semangat dan bantuan tenaga dari seorang wanita cantik bernama Camille (Olga Kurylenko). Awalnya, Camille dijadikan alat oleh Bond untuk mendekatkan diri pada penjahat bernama Dominique Greene (Mathieu Amalric).

Belakangan diketahui bahwa Camille merupakan agen rahasia Bolivia yang ditugaskan untuk memata-matai Greene. Greene sendiri merupakan pimpinan organisasi Quantum, yang bertindak sebagai ahli lingkungan dan akan memimpin kudeta Bolivia dengan cara menguasai persediaan air.

Untuk melangsungkan kudeta ini, Greene bekerja sama dengan Jenderal Medrano. Pria berkumis dan terkenal sadis ini merupakan pemimpin tertinggi militer Bolivia yang haus harta.

Kematian Jenderal Medranolah yang diinginkan Camille selama ini. Sedangkan Bond, siapa yang diburu Bond hingga akhir film ini?

Untuk mengetahui hasil akhirnya, tidak ada salahnya jika film berdurasi lebih dari dua jam ini ditonton. Apalagi dengan efek virtual dan dukungan gadget-gadget canggih yang akan membuat film ini lebih fantastis.

Di film besutan sutradara Marc Foster ini, penonton bisa memahami kecanggihan sebuah teknologi terkini, baik berupa teknologi GPS di ponsel ala Sony Ericsson, teknologi conference call, maupun teknologi layar sentuh yang dapat diaplikasikan di atas meja dan dinding gedung.

Hal yang paling menarik dari film-film James Bond belakangan ini adalah keterlibatan Bond’s Girls yang diambil bukan dari Hollywood. Sebelumnya, ada Michelle Yeoh, artis China yang bermain dalam sequel Tomorrow Never Dies.

Kali ini, Quantum of Solace memperkenalkan Olga Kurylenko, seorang artis Rusia yang pernah berjaya ketika membintangi The Hitman.

Jika anda menginginkan akhir cerita yang dahsyat, Quantum of Solace bukanlah jawabannya. Satu-satunya hal yang paling menarik dalam film ini adalah penggunaan perangkat teknologi beserta efek virtualnya. Tentunya dengan dukungan backsound yang pas mengiringi setiap adegan. Selebihnya, film ini tergolong biasa saja.

(Sumber: www.okezone.com)

The Shaman Mencoba Tiru Saw

qjodhhdjia

Anda ingin menyaksikan film Saw atau Hostel versi Indonesia? The Shaman menyajikan film thriller sejenis. Dijamin tak ada pocong atau kuntilanak di sini.

The Shaman berkisah tentang seorang dokter muda bernama Ryan (Oka Antara) yang mendapat penempatan tugas pertama di desa Sungai Duri di pedalaman Kalimantan yang merupakan kampung halaman ayahnya.

Semangatnya yang menggebu-gebu menjalani tugas sirna ketika beberapa kejadian aneh menghampirinya, tak berapa lama setelah bermukim di sana.

Ryan lantas meminta dua sahabatnya, Deny (Kemal Vivaveni) dan Hasan (Vicky Nitinegoro) menemani.

Menjalani hari demi hari di desa tersebut, ketiganya dibantu oleh Lila (Farah Debby), anak kepala desa setempat. Mereka secara tidak sengaja menemukan beberapa kejanggalan dan mencoba mengungkap apa yang terjadi di balik kejadian aneh itu.

Penampakan seorang gadis dengan wajah penuh luka, orang-orang dengan luka di perut seperti bekas operasi hingga hilangnya beberapa penduduk secara misterius membuat Ryan makin tersudut.

Ditambah lagi dengan sikap penolakan beberapa tokoh terkemuka di desa tersebut akan kehadiran Ryan. Bukannya takut, Ryan justru semakin penasaran dengan apa yang terjadi di desa itu.

Apalagi, penduduk di kampung itu terlihat aneh dan menyembunyikan sesuatu. Apa yang selanjutnya dilakukan Ryan untuk menguak misteri itu?

Situasi makin mencekam ketika mereka mengalami sejumlah mimpi buruk, juga harus berhadapan dengan fenomena mistis.

Sebenarnya, ide cerita film ini sangat menarik. Sayang, terlalu banyak adegan sadis yang dipotong Lembaga Sensor Film. Akibatnya, alur cerita terkesan melompat-lompat dan agak membingungkan.

Kekurangan lainnya, film ini tak banyak menonjolkan nuansa suku dayak yang sebenarnya bisa terlihat lebih natural dan lebih etnik.

Pemain : Oka Antara, Vicky Nitinegoro, Kemal Vivaveni, Farah Debby
Producer : Alan Menayang & Raditya Sidharta
Director : Aitya Sidharta
Script Writer : Aria Bima
Produksi : Indika Entertainment. (ang)

(Sumber: www.okezone.com)

Si Jago Merah, Pantang Pulang Sebelum Padam!

kfcd8kboqf

Jarang orang melirik profesi pemadam kebakaran untuk mengais rezeki. Si Jago Merah menampilkan aksi heroik mahasiswa yang kerja paruh waktu menjadi pemadam kebakaran.

Film ini menceritakan perjuangan empat mahasiswa dari berbagai daerah yang kuliah di Jakarta. Mereka bekerja menjadi petugas pemadam kebakaran. Ceritanya dimulai dari Kampus Universitas Merdeka yang memanggil empat mahasiswanya, yaitu Gito Prawoto (Desta ‘Club Eighties’) asal Sidoarjo, Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman) asal Bandung, Kuncoro Prasetyo (Ytonk ‘Club Eighties’) asal Semarang, dan Rojak Pangggabean (Judika) asal Medan.

Mereka terancam didepak dari kampus gara-gara menunggak uang kuliah selama empat semester berturut-turut. Orangtua mereka tidak sanggup lagi membiayai kuliah.

Pihak kampus memberikan kelonggaran agar mereka bisa tetap kuliah. Mereka diwajibkan membayar minimal satu semester dalam waktu beberapa hari.

Keempat mahasiswa itu pun masing-masing berjuang mencari uang. Gito jual motor, Kuncoro jual mobil, Dede pinjam duit kepada pacarnya, Nola (Poppy Sovia). Sedangkan, Rojak menerima order demo untuk mengumpulkan 100 orang pendemo.

Mereka kini berteman, tinggal bersama di rumah kontrakan. Mereka berbagi ide untuk mengantisipasi seretnya kiriman uang dari orangtua. Salah satunya dengan kerja magang alias part-time job.

Sayang, gara-gara bekerja paruh waktu, jadwal kuliah mereka berantakan. Padahal, final test semester semakin dekat. Akhirnya, Gito dapat ide bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.

Setelah ikut pelatihan, mereka diterima kerja magang di Dinas Pemadam Kebakaran, sebagai Pasukan Cadangan dengan perlengkapan seadanya. Mereka diberi tugas merawat mobil pemadam kebakaran yang sudah tua, yang dikenal dengan sebutan Si Jago Merah.

Hari-hari berikutnya dipenuhi dengan tingkah polah persahabatan yang dijalin secara ogah-ogahan. Kisah cinta Gito dan Airin (Tika Putri) yang penuh ‘air dan api’, serta kekisruhan menjalankan tugas sebagai petugas pemadam kebakaran.

Hingga akhirnya mereka tiba di titik nadir. Mereka mendapatkan jati diri lewat sebuah tindakan heroik tanpa pamrih yang membuat mereka mendapat penghargaan dari Wali Kota (Rano Karno).

Film yang berdurasi kurang lebih 90 menit ini, sedikit mirip dengan film Jomblo dari segi karakterisasi pemain-pemainnya. Moral yang diusung film ini lebih mengena. Penonton disinggung untuk memiliki jiwa sosial dan berjuang hidup.

Bisa dibilang, Si Jago Merah film yang segar di mata sekaligus menghibur. Penuh aksi, cinta, persahabatan, sedih dan tawa. Anda tertarik? Datang saja ke bioskop mulai 13 November 2008.

Pantang pulang sebelum padam! Pantang pulang sebelum nonton!

Pemain:
Ringgo Agus Rahman
Desta Club 80’s
Ytonk Club 80’s
Judika
Poppy Sovia
Tika Putri
Indra Birowo
Sarah Sechan
Magdalena

Produser:
Hanung Bramantyo

Sutradara:
Iqbal Rais

Produksi:
PT Kharisma Starvision Plus. (ang)

(Sumber: www.okezone.com)

Kawin Kontrak Lagi, Reinkarnasi Film Komedi China

y81lsejnwj

FILM Kawin Kontrak kembali hadir versi terbaru, Kawin Kontrak Lagi. Lagi-lagi film ini mengocok tawa dengan aksi-aksi kocak dan konyol. Plus bumbu seks dan porno yang masih dalam batas wajar.

Patut dipuji film ini jauh lebih baik dari film Kawin Kontrak pertama. Film ini memberikan karakter-karakter yang berbeda dari sebelumnya. Seperti Jody (Ricky Harun) misalnya, yang tadinya jadi pengontrak kini jadi makelar.

Karakter Kang Sono (Lukman Sardi) dibuat semakin lucu dan sok tahu. Juga menghadirkan karakter baru Bos Maung (Teno Ali) yang akan mengocok tawa penonton dengan gaya militernya dipadukan dengan gaya presenter terkini.

Film ini bercerita tentang seorang mahasiswa yang membutuhkan biaya hidup untuk dirinya dan keluarganya. Jody yang sudah berpengalaman dengan seks selalu dimintai ketiga temannya agar diajari soal seks. Berkali-kali meminta Jody, pada akhirnya Jody punya ide bahwa itu bisa menghasilkan uang.

Jody yang doyan tante bergabung dengan Kang Sono, sang makelar. Hasilnya adalah kehebohan ala Kawin Kontrak Lagi. Lebih lucu, lebih seru, lebih… gila!

Desa Pakelonan siap menampung para pejuang cinta dari kota, cewek-ceweknya lebih cantik, lebih ahli, dan lebih… matre. Plus satu bonus panas dari Teh Euis (Wiwid Gunawan).

Filma akan kurang seru kalau tidak ada rintangan pemicu konflik. Ada Bos Maung yang sangat ditakuti semua orang karena menerapkan sistem militer untuk menjalankan bisnisnya. Itu membuat satu orang calon istri kontrakan (Talaita Latief sebagai Sesi) yang paling cantik dan mahal, tidak tahan dan kabur minta perlindungan kepada Teh Euis.

Film ini mampu mengocok tawa dan menghibur. Ditambah lagi wanita-wanita penghiburnya yang cantik, bisa menyegarkan mata. Tapi, dengan aksi yang lucu dan kocak justru film ini mengingatkan pada film-film komedi China. Tak ubahnya, film itu justru seperti reinkarnasi film-film komedi China.

Kawin Kontrak Lagi sudah bisa disaksikan di bioskop mulai 27 November 2008.

Pemain:
Ricky Harun (Jody)
Lukman Sardi (Kang Sono)
Wiwid Gunawan (Teh Euis)
Teno Ali (Bos Maung)
Talita Latief (Sasi)
Aditya (Hakim)
Adella Rasya (Viva La Diva)
Deby Ayu (Kokom)
Cut Mini (Sus Miranda)

Sutradara:
Oddy C. Harahap

Produser Eksekutif:
Gobin Punjabi

Produksi:
MVP Pictures. (ang)

(Sumber: www.okezone.com)

NIM’S ISLAND

Nim (Abigail Breslin), seorang gadis cilik yang tinggal di pulau di Pasifik Selatan hanya berdua dengan ayahnya dan beberapa binatang setempat. Saat Ayah Nim (Gerard Butler) hilang di lautan, Nim bersekutu dengan Alexandra Rover (Jodie Foster), penulis buku petualangan Alex Rover, untuk menemukan ayahnya dan melindungi pulau dari Bajak Laut, atau itu yang ia percayai

(sumber: 21cineplex.com)

COBLOS CINTA

Ella berhasil mencalonkan diri menjadi calon ketua BEM kampusnya. Ia pun meminta bantuan tim suksesnya: Putri, Icha, Sasha, dan Heidy. Saingan Bella, Aldi, bakal jadi saingan yang berat. Ganteng, pinter, dan jago merebut hati anak-anak, Aldi juga akan didukung oleh tim suksesnya: Ferry dan Dimas.

Kampanye Aldi berhasil merebut hati anak-anak kampus dengan cara yang memang agak ”nakal”, tapi toh efektif. Sementara kampanye Bella terlalu lurus sehingga membosankan. Setelah disadarkan oleh tim-nya, Bella mengubah strateginya dan mulai melakukan politik yang sebenar-benarnya. Langkah itu berhasil, dan Bella mulai mengejar ketertinggalannya.

Tapi, pelan-pelan Bella justru merasa semakin dekat dan tertarik kepada Aldi. Aldi ternyata merasakan hal yang sama. Dan di satu malam, Aldi pun nyaris mencium Bella….

Kejadian tersebut terpotret oleh Anto, mahasiswa pengelola tabloid kampus, yang gemar mencari sensasi. Pacar Bella, Rhino, marah besar. Tim sukses Bella pun berantakan, karena ternyata Icha selama ini memendam perasaan suka pada Aldi.

Siapakah yang akan memenangkan pemilu? Bagaimana nasib hubungan Rhino dan Bella? Apakah Aldi akhirnya bisa bersama Bella? Bagaimana juga dengan Icha? Semua itu akan terjawab di pesta pengumuman ketua BEM yang baru.

Sebuah komedi yang bertaburan bintang!

Sebuah film yang seksi, tanpa menjadi vulgar. Di bioskop 29 Mei 2008
(sumber: 21cineplex.com)

Made Of Honor, Perjuangan Tom Merebut Cinta Sejati

Pengantin wanita biasanya memilih pendamping pernikahannya yaitu teman wanita. Tidak demikian dengan Hannah (Michelle Monaghan). Dia memilih teman pria sebagai pendamping. Namun, pilihannya itu justru mengacaukan pernikahannya.

Teman Hannah yaitu Tom (Patrick Dempsey) mendapat kehormatan menjadi pendamping pengantin Hannah dan kekasihnya, Colin McMurray (Kevin McKidd). Awalnya Tom merasa tersanjung atas permintaan Hannah, namun lama kelamaan hal ini malah menjadi boomerang.

Tom terkenal sebagai pria playboy. Wajahnya yang tampan dan pintar memikat hati wanita itu membuat Tom digilai banyak wanita. Tak heran, Tom kerap berganti pasangan dan tidur dengan sejumlah wanita berbeda dalam waktu singkat.

Suatu hari, dalam waktu dan tempat yang tidak terduga Tom dan Hannah bertemu. Sayang, perkenalan mereka terbilang bukan perkenalan yang mengesankan. Mereka mengawali pertemuan dengan pertengkaran.

Selang beberapa waktu, Tom kembali bertemu Hannah di pesta pernikahan ayah Tom. Saat itu, Tom yang ingin bersembunyi dari seorang wanita yang menggilainya meminta bantuan Hannah. Tom meminta Hannah menutupi dirinya dengan berdansa berdua.

Hannah yang berada di pelukan Tom merasakan getaran lain di hatinya. Sayang, Tom sebaliknya. Setelah wanita yang menggilai dirinya pergi, Tom melepaskan pelukannya dengan Hannah tanpa perasaan.

Hal ini membuat Hannah tidak berani menaruh harapan dan cintanya pada Tom. Baginya, Tom hanya seorang pria playboy yang tidak bisa diandalkan terutama mengenai urusan cinta dan tanggung jawab.

Ternyata keadaan berubah. Saat Hannah telah menemukan pria yang memikat hati dan bisa diandalkan yaitu Colin, Tom baru menyadari perasaannya pada Hannah. Dia benar-benar mencintai Hannah dengan setulus hati.

Segala usaha telah dilakukan Tom untuk meyakinkan Hannah agar tidak menikah dengan Colin, termasuk menyatakan perasaannya pada Hannah. Bahkan, mereka sempat bercumbu yang ternyata ciuman tersebut meyakinkan perasaan cinta di antara mereka.

Namun, nasi sudah menjadi bubur. Hannah tidak bisa begitu saja membatalkan pernikahannya dengan Colin, yang akan berlangsung dalam hitungan jam.

Romantisme cinta Hannah dan Tom ini dapat disaksikan sepenuhnya di film Made Of Honor. Film ini mulai rilis di bioskop pada 5 Juni.

Judul:
Made Of Honor

Sutradara:
Paul Weiland

Genre:
Komedi/romantis

Pemain:
Michelle Monaghan, Patrick Dempsey, Kevin McKidd

Produksi:
Columbia Pictures

(Sumber: www.okezone.com)

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Petualangan Dr Henry Walton Jones Jr atau dikenal sebagai Indiana Jones (Harrison Ford) belum berakhir. Misinya kali ini mengantarkan Tengkorak Kristal ke tempatnya sebelum dikuasai tentara Rusia.

Indy (sapaan Indiana) berniat pindah ke London setelah Marshall College, universitas tempatnya mengajar merumahkan dirinya hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Namun, saat dia memulai perjalanan menggunakan kereta, datang seorang pemuda bernama Mutt Williams (Shia LaBeouf). Kedatangan Mutt mencari Indy karena dia diminta ibunya yang sedang menjadi tawanan tentara Rusia.

Saat bertemu Indy, Mutt langsung memberikan surat dan selembar petunjuk peta harta karun buatan teman Indy, Professor Oxley (John Hurt), yang hilang secara misterius.

Indy yang kenal betul cara Ox berteka-teki, mulai menerjemahkan petunjuk dan berusaha mencari Tengkorak Kristal. Indy dan Mutt melakukan petualangan memecahkan teka-teki buatan Ox. Mereka berdua terbang menuju Peru. Beruntung, keduanya berhasil menemukan Tengkorak Kristal.

Namun, perjalanan mereka tidak semulus dugaan. Langkah Indy dan Mutt tercium mata-mata Rusia yang ternyata teman Indy, Mac (Ray Winstone). Mereka lalu dibawa ke markas tentara Rusia.

Tak disangka, di sana Indy bertemu Ox yang menjadi tawanan Rusia serta ibunda Mutt yang ternyata tunangan Indy di masa lampau, Marion Ravenwood (Karen Allen).

Saat itu, kondisi Ox sangat memprihatinkan. Jiwa Ox terganggu layaknya penderita sakit jiwa. Ini disebabkan Ox terlalu lama memandang mata Tengkorak Kristal yang memancarkan sinar.

Pertarungan demi pertarungan dilakukan Indy dan temannya untuk merebut kembali Tengkorak Kristal. Mereka ingin mengembalikan tengkorak ke tempatnya.

Film Indiana Jones merupakan film petualangan yang cukup fenomenal. Mulai dari Indiana Jones and Raiders of the Lost Ark (1981), Indiana Jones and Temple of Doom (1984), dan Indiana Jones and the Last Crusade (1989), semuanya mendulang sukses dan animo tinggi dari penikmat film.

Kini, setelah hampir 19 tahun, Indiana Jones muncul kembali dengan Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull. Yang membedakan dengan seri Indiana Jones sebelumnya adalah dahulu perburuan Indy berhubungan dengan Nazi. Sekarang, petualangan berhubungan dengan makhluk dari dimensi lain (bisa disebut ET atau Alien).

Seri keempat Indiana Jones tidak kalah menarik dengan seri sebelumnya. Namun, mungkin karena zaman yang mempengaruhi tren film serta begitu banyak film petualangan dan perburuan harta karun serupa, membuat tema cerita film ini terkesan pasaran.

Tak hanya itu, akhir cerita film bisa dengan mudah ditebak layaknya film perburuan harta karun lain.

Berbicara mengenai kualitas akting para pemain, tidak perlu diragukan lagi. Ford yang sudah melekat dengan imej Indy, dengan mudah memainkan peran. Ditambah kehadiran LaBeouf yang membuat penonton membandingkan kualitas akting si senior dengan junior. Serta akting Cate yang beraksen Rusia, terlihat sempurna membawakan karakter tersebut.

Film ini bisa disaksikan di bioskop mulai 22 Mei 2008.

Judul : Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull
Sutradara : Steven Spielberg
Genre : Action, Adventure
Pemain : Harrison Ford, Cate Blanchett, Shia LaBeouf, John Hurt, Karen Allen
Produksi : Paramount Pictures.
(sumber: okezone.com)

The Chronicles of Narnia: Prince Caspian, Selamatkan Narnia!

Negeri Narnia yang damai, penuh fantasi, dan menyenangkan terancam hancur jika tidak cepat diselamatkan.

Bahkan, Pangeran Caspian (Ben Barnes) yang berhak atas tahta Narnia pun tak mampu menyelamatkan Narnia dari penindasan Raja Miraz (Sergio Castellitto).

Raja Miraz yang berasal dari Telmarine, merupakan paman dari Pangeran Caspian. Dia merebut kekuasaan dengan cara membunuh ayah Pangeran Caspian. Setelah menduduki kekuasaan, kekejaman dan penindasan terhadap rakyat Narnia terjadi.

Suatu hari, Raja Miraz berniat membunuh Pangeran Caspian. Namun, dia berhasil melarikan diri. Praktis, Pangeran Caspian menjadi buruan tentara Telmarine yang siap menangkapnya dalam keadaan hidup atau mati.

Lari dari istana, Caspian bergabung dengan rakyat Narnia yang berniat membalas dendam kepada Miraz. Awalnya, Caspian sempat mendapat perlakuan kasar dari rakyat Narnia yang menganggap Caspian sama seperti Telmarine lainnya yang bersifat penindas dan kejam.

Keadaan berbalik begitu Caspian mengeluarkan terompet ajaib dan membunyikannya. Dia membunyikan untuk memanggil raja-raja dan ratu-ratu Narnia Lama. Melihat kejadian itu, rakyat Narnia baru mempercayai bahwa Caspian berada di pihak mereka.

Tak lama terompet dibunyikan, muncullah Raja Agung Peter (William Moseley), Ratu Susan (Anna Popplewell), Raja Edmund (Skandar Keynes), dan Ratu Lucy (Georgie Henley).

Keempat bersaudara itu bergabung dengan rakyat Narnia dan Pangeran Caspian untuk melawan kejahatan Raja Miraz dan merebut kembali Narnia. Mereka ingin mengembalikan Narnia seperti semula, yakni di mana hewan bisa bicara, tumbuhan bisa menari dan banyak makhluk-makhluk ajaib lainnya hidup dalam kedamaian.

Kedatangan keempat raja dan ratu ini sayangnya belum mampu menandingi kekuasaan Raja Miraz dan menundukkan tentara pasukan. Bahkan, saat Peter mengalahkan Miraz pada adu pedang satu lawan satu pun, kemenangan belum berpihak kepada mereka.

Hanya ada satu cara untuk membantu dan mengembalikan Narnia seperti awal, yaitu menghadirkan kembali Aslan, singa bertubuh raksasa yang memiliki kekuatan luar biasa untuk “menghidupkan” kembali seisi Narnia. Termasuk tumbuhan dan sungai. Lalu, ditunjuk Lucy untuk mencari dan menghadirkan Aslan demi merebut kembali Narnia dari tangan Miraz.

Berhasilkah dia?

Bagi yang telah menyaksikan seri sebelumnya, The Chronicles of Narnia : The Lion, The Witch, and The Wardrobe mungkin tidak terlalu sulit memahami jalan cerita. Sebab, The Chronicles of Narnia: Prince Caspian merupakan sekuel film tersebut.

Film yang disutradarai Andrew Adamson ini menarik dan imajinatif. Layaknya film fiksi penuh petualangan lainnya, film ini memberikan pesan moral tentang kebaikan dan ketulusan hati yang akan membawa kedamaian.

Saksikan semua aksi petualangan merebut Narnia di bioskop mulai 15 Mei 2008.
(sumber: www.okezone.com)

Iron Man, Manusia Baja Pelindung Dunia

Satu lagi kisah heroik superhero. Sang jagoan mengenakan baju baja berteknologi canggih. Dia lalu dijuluki Iron Man.

Berawal dari kehidupan seorang Direktur Stark Industries, Tony Stark (Robert Downey Jr). Tony tak hanya direktur, dia juga seorang miliader sekaligus penemu dan pencipta berbagai senjata mutakhir di Amerika. Kehidupan yang serba berlebihan membuatnya arogan, tak peduli orang lain.

Suatu hari, Tony melakukan perjalanan ke Afghanistan untuk mendemonstrasikan senjata baru ciptaannya di hadapan tentara Amerika di Afghanistan.

Di tengah perjalanan, Tony dan rombongan diserang pasukan teroris. Nyawa Tony selamat, namun menjadi tawanan kelompok teroris. Saat di dalam ruang tahanan, Tony bertemu Raza (Faran Tahir), dokter yang menyelamatkan dirinya.

Tony sempat terkena serangan senjata dari teroris, yang tidak lain merupakan senjata ciptaannya sendiri. Dalam tubuh Tony dipasang sebuah alat elektromagnet untuk menyelamatkan nyawanya.

Saat menjadi tawanan, Tony dipaksa untuk menciptakan senjata pembunuh yang mutakhir. Selama masa penyekapan, Tony memanfaatkan waktu dengan merancang baju baja. Akhirnya, dia berhasil melarikan diri dengan dibantu Raza. Sejak itulah, sebutan Iron Man (Manusia Besi) mulai tercipta.

Setelah berhasil melarikan diri, Tony kembali ke Amerika. Pengalaman buruk yang dialaminya serta penderitaan yang dirasakan saat menjadi tawanan, telah membuka matanya.

Tony berniat melindungi dunia sebagai Iron Man. Untuk misinya ini, Tony dibantu asisten pribadi, Pepper Potts (Gwyneth Paltrow), dan Jim Rhodes (Terrence Howard).

Hampir sama dengan beberapa film heroik lainnya, Iron Man menghadirkan sosok seorang jagoan atau superhero yang mampu melindungi dunia. Sebelum dibuat versi layar lebar, Iron Man dalam versi komik telah mencuri perhatian sebagian orang.

Wajar jika film ini menjadi film yang amat dinantikan, terutama oleh penggemar komiknya. Sama halnya seperti penggemar buku Harry Potter yang menantikan film layar lebar tentang penyihir itu.

Judul : Iron Man
Pemain : Robert Downey Jr, Faran Tahir, Gwyneth Paltrow, Terrence Howard, Leslie Bibb, Jeff Bridges
Sutradara : Jon Favreau
Genre : Drama, petualangan, Sci-Fi
Produksi : Dark Blades Films.(ang)

(sumber: www.okezone.com)