Spiderwick Chronicles: Petualangan Gara-Gara Buku Tua

rruxvuzltb.jpg

Lusi Catur Mahgriefie – Okezone

Film petualangan penuh fantasi kembali dirilis. Kali ini, kisah tentang keluarga Grace yang berusaha melawan dan mencegah Mulgarath serta segerombolan Goblin pimpinannya, demi merebut sebuah buku “sakti” yang mengancam Mulgarath.

Berawal dari kepindahan keluarga Grace yang terdiri atas Jared (Freddie Highmore), Simon (saudara kembar Jared yang juga diperankan Freddie H), kakak perempuan Jared, Mallory (Sarah Bolger), dan ibu mereka Helen (Mary-Louise Parker) ke Spiderwick Estate.

Spiderwick Estate merupakan sebuah rumah besar di tengah hutan, yang merupakan warisan kakek buyut mereka, Arthur Spiderwick (David Strathairn) dan anaknya, Lucinda (Joan Plowright).

Tanpa sengaja, Jared menemukan sebuah buku tua di gudang yang terletak di dalam rumah itu. Penasaran, Jared membacanya. Ternyata, buku tersebut bukan buku biasa, melainkan buku karya Arthur yang berisi pemaparan hasil penemuannya tentang kehidupan sihir dan Goblin yang berada di hutan.

Jared semakin yakin, buku itu buku berbahaya begitu makhluk kecil bernama Thimbletack (Martin Short) muncul dan menceritakan tentang buku yang dibuat majikannya, Arthur.

Sayang, sebelum Thimbletack muncul Jared terlanjur menampilkan buku itu ke luar rumah sehingga para Goblin mengetahui buku yang sejak puluhan tahun disimpan di rumah yang telah diberi lingkaran pelindung itu ternyata masih ada.

Bagi pemimpin Mulgarath (Nick Nolte), isi dalam buku itu amat bermanfaat baginya untuk menyempurnakan kekuatan dan membuatnya semakin berkuasa.

Ratusan Goblin lalu menyerang Spiderwick Estate untuk merebut buku tersebut. Namun, Jared menolak dan mencari jalan keluar agar buku tersebut tetap aman dari tangan Mulgarath.

Jared yang bingung mencari jalan keluar akhinya timbul ide menemui bibi Lucinda yang ternyata masih hidup dan berada di karantina. Dari bibi Lucinda akhirnya dia menemukan jalan keluar mengakhiri teror jahat Mulgarath dan para Goblin.

Lucinda menyarankan, Jared dan kedua saudaranya mencari ayah Lucinda, Arthur, yang menghilang secara misterius saat Lucinda masih kecil. Dengan demikian, serangan Mulgarath dan Goblin bisa diatasi.

Bukan hal yang mudah menemukan Arthur yang hilang misterius tanpa ada petunjuk secuil pun. Terutama bagi Jared, anak kecil yang dianggap mengkhayal oleh ibunya. Jangankan membantu, apapun yang dia saja katakan tak dipercaya sang ibu.

Mampukah Jared menuntaskan semua, sebelum Mulgarath yang sadis menghabisi Jared sekeluarga?

Petualangan Jared beserta kedua saudaranya itu bisa disaksikan di film Spiderwick Chronicles yang mulai rilis pada 20 Maret 2008 di bioskop Indonesia.

Spiderwick Chronicles merupakan film penuh petualangan. Sangat cocok sebagai tontonan keluarga. Film ini tak hanya penuh petualangan, namun juga penuh imajinasi, fantasi dan bertambah menarik dengan menciptakan makhluk-makhluk berbentuk unik.(ang)

(sumber: http://www.okezone.com)

Ditulis dalam resensi film. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Spiderwick Chronicles: Petualangan Gara-Gara Buku Tua”

  1. Eric Hundin Says:

    I found your blog on MSN Search. Nice writing. I will check back to read more.

    Eric Hundin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: