Email dan Karakter Pria

email.jpg

KONON untuk mengetahui karakter seseorang dapat dilihat melalui alamat emailnya. Mengenai hal itu, Psikolog Bondan Seno Prasetyadi memiliki cara pandang yang berbeda.

Menurutnya, dalam dunia psikologi ada ilmu grafologi yang mempelajari karakter manusia berdasarkan tulisan dan tanda tangan. Dalam ilmu ini diajarkan pengetahuan untuk dapat mengetahui karakter orang. Makanya, bagian HRD (Human Resources Department) di dunia kerja masih banyak yang memberi peraturan untuk membuat lamaran kerja lewat tulisan tangan. Sehingga dia dapat mengetahui karakter calon pekerja tersebut.

Namun, melalui perkembangan teknologi yang memberi efek luar biasa bagi kehidupan manusia itu, membuat HRD banyak mengubah sistem manual ke teknologi. Meski demikian, bukan berarti tindakan tersebut tidak menuai dampak negatif.

Kemajuan teknologi memberi efek berkurangnya tatap muka langsung karena difasilisator oleh teknologi. Hal ini yang mengakibatkan tingkat interaksi seseorang berkurang. Padahal dengan bertemu langsung dan melihat ekspresi seseorang, akan menguatkan keputusan seseorang terhadap penilaian orang lain,” kata Bondan ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Senin (24/3/2008).

Menurut konsultan untuk SDM di beberapa perusahaan itu, melalui kemajuan teknologi, orang dapat menulis sesuatu tanpa spontan. Padahal, setiap orang harus dapat melihat dan membayangkan efek dari bentuk tulisan tangan orang lain.

“Hal itu yang akhirnya membuat sisi psikologi seseorang tidak sehat karena memunculkan penyakit-penyakit paranoid dan unsafety yang tinggi. karena takut salah ketik dan lainnya. Berbeda halnya bila kita tatap muka, kita dapat tahu ekspresi wajah seseorang,” ungkap almamater Universitas Guna Dharma yang juga menjadi staf pengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Sehingga bila dikaitkan dengan ilmu psikologi, sambungnya, alamat email seorang pria lebih menjelaskan identitas diri. “Ada satu kepercayaan untuk memunculkan identitas diri. Melalui penulisan alamat email, akan memunculkan kepercayaan diri seorang pria,” papar Bondan.

Menurut Bondan, jika alamat email menggunakan nama lengkap menunjukkan karakter seorang pria yang menghargai dirinya sendiri. “Artinya, secara tidak langsung berusaha untuk mengungkapkan jati apa adanya. Jadi alamat email tidak dapat menggambarkan karakter seorang pria seperti apa,” jelas pria ramah ini.

Sementara bila seorang pria mencantumkan alamat email berdasarkan tanggal lahir atau zodiak, bahkan aksesori lain, maka dia dapat dikategorikan sebagai orang yang tidak terlalu formal.

“Karena nama itu universal, jadi kalau sudah ditambah dengan aksesori seperti bintang atau bunga, maka pria tersebut tergolong orang yang senang dengan sisi informal. Dalam arti formal bisa dijalani, tapi tetap dapat comfort dengan hal-hal yang berbau informal,” bebernya.

Namun, lanjut Bondan, bila dalam dunia bisnis jangan memberi alamat email informal, tapi sebaiknya tunjukan alamat email yang resmi. “Alamat email informal sebaiknya diberikan hanya untuk rekanan yang sudah dekat,” pungkasnya.
(tty)

(sumber: http://www.okezone.com)

Ditulis dalam info. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: