Istana Merdeka Dipenuhi Anak-anak

JAKARTA, SABTU– Suasana Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu pagi (24/5), berubah dibanding hari-hari biasanya dengan kehadiran puluhan anak-anak sekolah TK, SD dan SMP untuk mengikuti wisata Istana.

Hari Sabtu (24/5) adalah hari pertama dimulainya wisata Istana. Rombongan pertama yang berkunjung adalah sekitar 25 anak TK Labs School Jakarta yang mengenakan pakaian seragam batik sekolah. Didampingi dua orang pemandu, mereka jalan-jalan mengelilingi kompleks Istana Kepresidenan.

Di dalam Istana Merdeka mereka disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik coklat lengan pendek dan Ibu Ani Yudhoyono yang mengenakan kebaya dan kain batik coklat.

Mereka satu per satu bersalaman dengan Presiden dan Ibu Negara. Selanjutnya mereka menyaksikan isi ruangan Istana Merdeka yang biasa digunakan menerima tamu negara. Presiden dan Ibu Yudhoyono kemudian menyempatkan untuk bercakap-cakap dan menanyakan kesan-kesan mereka mengikuti wisata Istana Kepresidenan. “Gimana enak tidak jalan-jalannya?” tanya Ibu Ani.

“Enak,” jawab anak-anak itu serempak.

Ibu Ani juga menjelaskan dua lampu kristal besar di tengah ruangan Istana Merdeka yang hanya dinyalakan satu saja. “Beratnya satu lampu ini 500 kilogram. Tetapi kenapa hanya satu yang dinyalakan, karena untuk penghematan,” katanya.

Usai rombongan TK Labs School itu, rombongan lain dari SD Ar Rachman dan SMP Negeri 72 Petojo bergantian memasuki Istana Merdeka. Mereka juga disambut Presiden Yudhoyono dan Ibu.

Menjelang siang, setelah Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono meninggalkan Istana Merdeka, rombongan masyarakat umum, yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dengan anak-anak mendapat giliran memasuki kompleks Istana.

Pendidikan kebangsaan

Pakar pendidikan, Arif Rachman yang ikut mengantar murid-muridnya dari Labs School dan SD Ar Rachman mengatakan Wisata Istana Kepresidenan ini seharusnya dilakukan sejak lama karena bermanfaat untuk membangun pendidikan kebangsaan bagi anak-anak. “Anak-anak sekolah menjadi mengenal bahwa Istana adalah rumah bangsa, rumah rakyat yang memiliki nilai sejarah dan memberi dorongan menjadi bangsa yang punya harga diri,” katanya.

Selain itu, wisata Istana ini juga dapat menambah wawasan pendidikan anak-anak karena banyak sekali pengetahuan yang bisa di dapat seperti sejarah, budaya dan kebijakan-kebijakan yang diputuskan di Istana.

“Pohon-pohon tua di Istana bisa jadi tambahan ilmu begitu juga hal-hal lain seperti mata air asli di Masjid Baiturahman di dalam Istana,” katanya.

Sejak Sabtu tanggal 24 Mei 2008, Wisata Istana akan terus dilakukan tiap Sabtu dan Minggu pukul 9.00 – 16.00 WIB.
(sumber: http://www.kompas.com)

Ditulis dalam info, News. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: