Microsoft Bagi Software Gratis ke Mahasiswa Indonesia

JAKARTA – Microsoft Indonesia mengumumkan komitmen untuk menyediakan piranti lunak gratis bagi mahasiswa Indonesia. Piranti lunak, yang diberinama Microsoft DreamSpark, dibagikan secara gratis untuk pengembangan dan desain yang diharapkan dapat memicu daya kreatifitas mahasiswa.

“Microsoft DreamSpark merupakan salah satu cara membantu generasi mendatang dari pemimpin muda kita untuk meraih kesempatan dengan memanfaatkaan keajaiban dari transformasi piranti lunak. teknologi mempunyai kekuatan untuk melakukan transformasi dan peningkatan kualitas pendidikan serta membantu perkembangan inovasi lokal,” kata Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, Tony Chen di Jakarta, Senin (8/9/2008).

Menurutnya, berdasarkan penelitian ekonomi International Data Corporation di 82 negara, pada tahun 2007, inovasi teknologi dapat menciptakan sekira 7,1 juta lapangan pekerjaan baru hingga empat tahun mendatang. penelitian itu juga mengungkapkan jumlah pekerja di bidang teknologi informasi akan meningkat hingga 42,5 juta orang.

“Di masa mendatang, setiap pekerjaan menuntut tingkat keahlian yang lebih tinggi. Teknologi merupakan kunci sukses bagi pencari kerja,” ujarnya.

Microsoft DreamSpark pertama kali diluncurkan 19 Februari 2008 di Sanford University, California oleh Bill Gates. Program ini merupakan sarana bagi mahasiswa di Indonesia dan seluruh dunia untuk mengunduh peranti lunak yang tersedia secara cuma-cuma dan menjadi salah satu program baru pemerintah Indonesia dalam menciptakan lapangan kerja alternatif dan peningkatan kualitas.

Program-program yang dapat diunduh menggunakan dreamspark antara lain visual studio 2005 dan 2008, XNA Game Studio, SQL Server 2005. gratis. Menurut National Technology Manager Microsoft Indonesia Tony Seno Hartono. Pemberian nama id untuk sementara baru akan dilakukan di ITB dan Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer.

“Kami perlu mengintegrasikan lagi nama domian karena kami memerlukan database,” ujar Tony.

Ia menambahkan, semua implementasi Dreamspark masih tergantung dengan kesiapan setiap universitas. Beberapa di antaranya adalah Politeknik elektronika Negeri Surabaya, UGM, Universitas Padjadjaran, Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Universitas Guna Darma, UI, ITB, IPB, dan Pelita Harapan.

Sementara itu, Dirjen Dikti Fasli Djalal menyambut baik peluncuran program Dreamspark ini. Program ini diprediksi akan memudahkan akses bagi 4,3 juta mahasiswa. Sehingga dengan langkah konkrit ke depannya mahasiswa mampu mengimplementasikan program DS agar dapat melakukan inovasi-inovasi yang mampu mendorong usaha2 kreatif

(sumber: http://www.okezone.com)

Ditulis dalam News. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: