Bayi Meninggal karena Melamin Naik 2 Kali Lipat

BEIJING – Korban bayi meninggal di China akibat mengonsumsi susu bermelamin, bertambah menjadi enam orang. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari laporan pemerintah China sebelumnya.

Kementerian kesehatan China seperti dikutip CNN, Selasa (2/12/2008) menyatakan, pihaknya sudah memeriksa 22 juta bayi sejak 10 September lalu. Dari jumlah tersebut sebanyak 300.000 di antaranya keracunan susu bermelamin. Jumlah ini melonjak enam kali lipat di banding laporan sebelumnya, yaitu hampir 50.000 bayi.

Pejabat kesehatan China juga tengah menyelidiki 11 bayi yang meninggal beberapa waktu lalu, apakah terkait dengan kasus melamin.

Awal bulan ini, badan kesehatan PBB WHO melaporkan, sebanyak empat bayi dipastikan meninggal karena mengonsumsi susu bermelamin. Sementara kementerian kesehatan melaporkan dari hasil pemeriksaan urin, sebanyak 294.000 bayi dipastikan menderita sakit akibat melamin.

“Sebagian besar menderita penyakit ringan karena hanya terdapat butiran seperti pasir atau debu. Mereka ditangani dengan rawat jalan atau tidak tinggal di rumah sakit. Sementara sebagian lainnya terdapat batu yang cukup besar sehingga mengganggu aktivitas buang air dan harus menjalani perawatan di RS,” demikian bunyi pernyataan kementerian kesehatan China dalam situs resminya.

Melamin merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuah plastik. Penggunaan zat kimia ini pada proses pembuatan susu dapat membantu meningkatkan kadar protein. Ini dikarenakan melamin mengandung nitrogen.

(Sumber: http://www.okezone.com)

Ditulis dalam News. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: