Kelangkaan Premium Harusnya Bisa Diantisipasi

JAKARTA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium selepas penurunan harga, seharusnya dapat diantisipasi pemerintah dan PT Pertamina (Persero).

“Kelangkaan itu karena tidak arifnya Pertamina sebagai pelaksana kebijakan pelaksana teknis pemerintah,” ujar anggota Komisi VII DPR RI Sonny Keraf, saat ditemui wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

Menurut Sonny, seharusnya pemerintah menginstruksikan kepada Pertamina untuk memberikan harga yang baru untuk delivery premium pada dua hingga tiga hari sebelum diturunkannya harga tersebut.

“Karena para pengusaha tidak mau rugi. Mereka beli dengan harga mahal dan menjualnya dengan harga murah,” jelasnya.

Dia melanjutkan, kelangkaan ini karena para pengusaha tidak mau menyetok premium dalam jumlah yang banyak. Selain itu para pengusaha akan menyetok kembali premium dua atau tiga hari setelah harga premium turun.

(Suber: http://www.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: