Krisis Global Akibatkan Penjualan TV LCD Menurun

Akibat krisis ekonomi, firma riset iSuppli Corp merevisi turun perkiraan penjualan televisi LCD global. Pada awal tahun, iSuppli memperkirakan, penjualan televisi LCD global pada 2008 akan menembus volume 99 juta unit.

Kini, iSuppli hanya berani memprediksi volume penjualan maksimum 93,4 juta unit, atau hampir 6 perse lebih rendah. iSuppli meyakini, krisis ekonomi global ini akan berlanjut hingga akhir 2009. Karena itu, iSuppli pun merevisi turun perkiraan penjualan televisi LCD global 2009. Pada awal 2008, iSuppli memperkirakan penjualan televisi LCD global pada 2009 akan sanggup menembus volume 124 juta unit.

Kini, iSuppli memperkirakan, penjualan televisi LCD global pada 2009 hanya akan mencapai 112,6 jutaunit.

“Krisis ekonomi di AS dan Eropa merembet ke perekonomian global. Akibatnya, pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) melemah, inflasi melonjak, dan belanja konsumen di seluruh dunia menurun,” ujar Riddhi Patel, Principal Analyst Television Systems iSuppli Corp. Patel menambahkan, krisis ekonomi ini berdampak pada belanja di seluruh pasar.

Termasuk pasar televisi LCD global. Di pasar berkembang pun, Patel menegaskan, kelesuan penjualan televisi LCD terjadi. Pemicunya adalah peningkatan inflasi. Hingga tahun depan, akan semakin banyak konsumen di negara berkembang menunda niat membeli televisi LCD. Kendati iSuppli memperkirakan volume penjualan televisi LCD global pada 2008 dan 2009 tidak akan setinggi perkiraan yang dibuat sebelum krisis, iSuppli meyakini, penjualan televisi LCD global akan tetap mampu meraih pertumbuhan berganda pada 2008 dan 2009.

Masing-masing adalah 18,9 persen untuk 2008 dan 20,5 persen untuk 2009. Patel menjelaskan, pasar televisi LCD global akan terhindar dari pertumbuhan negatif karena harga televisi LCD terus turun, sehingga menjadi lebih terjangkau. Di samping, para produsen utama televisi LCD pun akan semakin menggiatkan promosi untuk mendongkrak permintaan. Dalam penilaian iSuppli, televisi-televisi LCD yang akan menjadi produk paling laris adalah televisi LCD 32 inci yang berharga sekitar USD400, televisi LCD 40 inci yang berharga sekitar USD600, dan televisi LCD 42 inci yang berharga sekitar USD700.

“Dalam masa indah dan masa susah, konsumen tetap membutuhkan elektronik. Karena itu,penjualan televisi LCD akan tetap bertumbuh dalam empat tahun mendatang,” ujar Sheri Greenspan, Senior Analyst Consumer Electronics iSuppli Corp. iSuppli memperkirakan, penjualan global televisi LCD pada 2012 akan meningkat menjadi USD110,8 miliar, naik hampir dua kali lipat dari USD61 miliar pada 2007.

Alhasil, pada 2012 pendapatan televisi LCD global akan melampaui pendapatan produk-produk elektronik konsumsi lain. iSuppli menyatakan, pada saat ini televisi LCD adalah produk yang menghasilkan pendapatan terbesar kedua di antara 20 jenis produk elektronik konsumsi yang dipantau iSuppli. Penjualan televisi LCD global,menurut iSuppli, melonjak tajam karena beberapa faktor.

Di antaranya adalah transisi global menuju teknologi penyiaran digital, penurunan pesat harga televisi LCD, dan minat konsumen terhadap display definisi tinggi yang berdimensi lebih tipis, yang bisa menghemat ruang secara signifikan. iSuppli menegaskan, sumber pertumbuhan terbesar pasar televisi LCD global dalam beberapa tahun mendatang akan datang dari Asia Tenggara

(Sumber: http://www.okezone.com)

Ditulis dalam News. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: