Quantum of Solace, Memikat karena Efek Virtual

FILM James Bond ke-22 ini akan memenuhi rasa penasaran penggemar film agen rahasia 007. Apalagi, bagi mereka yang kecewa dengan akhir film James Bond, Casino Royale.

Tugas Bond kali ini adalah memburu siapa pengkhianat di MI6 sebenarnya. Kali ini Bond (Daniel Craig) menjalankan tugas tidak hanya berdasarkan perintah. Tapi di dalam lubuk hatinya, dia melakukan tugas berdasarkan balas dendam karena kematian Vesper Lynd (pada Casino Royale, Vesper terbunuh karena ulah Mr White yang memaksanya melakukan misi berbahaya). Di sini juga akan diketahui, siapa wajah Mr White, si sang pengkhianat.

Dalam melakukan aksinya, selain dibantu oleh M (Judi Dench), Bond juga mendapatkan dorongan semangat dan bantuan tenaga dari seorang wanita cantik bernama Camille (Olga Kurylenko). Awalnya, Camille dijadikan alat oleh Bond untuk mendekatkan diri pada penjahat bernama Dominique Greene (Mathieu Amalric).

Belakangan diketahui bahwa Camille merupakan agen rahasia Bolivia yang ditugaskan untuk memata-matai Greene. Greene sendiri merupakan pimpinan organisasi Quantum, yang bertindak sebagai ahli lingkungan dan akan memimpin kudeta Bolivia dengan cara menguasai persediaan air.

Untuk melangsungkan kudeta ini, Greene bekerja sama dengan Jenderal Medrano. Pria berkumis dan terkenal sadis ini merupakan pemimpin tertinggi militer Bolivia yang haus harta.

Kematian Jenderal Medranolah yang diinginkan Camille selama ini. Sedangkan Bond, siapa yang diburu Bond hingga akhir film ini?

Untuk mengetahui hasil akhirnya, tidak ada salahnya jika film berdurasi lebih dari dua jam ini ditonton. Apalagi dengan efek virtual dan dukungan gadget-gadget canggih yang akan membuat film ini lebih fantastis.

Di film besutan sutradara Marc Foster ini, penonton bisa memahami kecanggihan sebuah teknologi terkini, baik berupa teknologi GPS di ponsel ala Sony Ericsson, teknologi conference call, maupun teknologi layar sentuh yang dapat diaplikasikan di atas meja dan dinding gedung.

Hal yang paling menarik dari film-film James Bond belakangan ini adalah keterlibatan Bond’s Girls yang diambil bukan dari Hollywood. Sebelumnya, ada Michelle Yeoh, artis China yang bermain dalam sequel Tomorrow Never Dies.

Kali ini, Quantum of Solace memperkenalkan Olga Kurylenko, seorang artis Rusia yang pernah berjaya ketika membintangi The Hitman.

Jika anda menginginkan akhir cerita yang dahsyat, Quantum of Solace bukanlah jawabannya. Satu-satunya hal yang paling menarik dalam film ini adalah penggunaan perangkat teknologi beserta efek virtualnya. Tentunya dengan dukungan backsound yang pas mengiringi setiap adegan. Selebihnya, film ini tergolong biasa saja.

(Sumber: http://www.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: