Si Jago Merah, Pantang Pulang Sebelum Padam!

kfcd8kboqf

Jarang orang melirik profesi pemadam kebakaran untuk mengais rezeki. Si Jago Merah menampilkan aksi heroik mahasiswa yang kerja paruh waktu menjadi pemadam kebakaran.

Film ini menceritakan perjuangan empat mahasiswa dari berbagai daerah yang kuliah di Jakarta. Mereka bekerja menjadi petugas pemadam kebakaran. Ceritanya dimulai dari Kampus Universitas Merdeka yang memanggil empat mahasiswanya, yaitu Gito Prawoto (Desta ‘Club Eighties’) asal Sidoarjo, Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman) asal Bandung, Kuncoro Prasetyo (Ytonk ‘Club Eighties’) asal Semarang, dan Rojak Pangggabean (Judika) asal Medan.

Mereka terancam didepak dari kampus gara-gara menunggak uang kuliah selama empat semester berturut-turut. Orangtua mereka tidak sanggup lagi membiayai kuliah.

Pihak kampus memberikan kelonggaran agar mereka bisa tetap kuliah. Mereka diwajibkan membayar minimal satu semester dalam waktu beberapa hari.

Keempat mahasiswa itu pun masing-masing berjuang mencari uang. Gito jual motor, Kuncoro jual mobil, Dede pinjam duit kepada pacarnya, Nola (Poppy Sovia). Sedangkan, Rojak menerima order demo untuk mengumpulkan 100 orang pendemo.

Mereka kini berteman, tinggal bersama di rumah kontrakan. Mereka berbagi ide untuk mengantisipasi seretnya kiriman uang dari orangtua. Salah satunya dengan kerja magang alias part-time job.

Sayang, gara-gara bekerja paruh waktu, jadwal kuliah mereka berantakan. Padahal, final test semester semakin dekat. Akhirnya, Gito dapat ide bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.

Setelah ikut pelatihan, mereka diterima kerja magang di Dinas Pemadam Kebakaran, sebagai Pasukan Cadangan dengan perlengkapan seadanya. Mereka diberi tugas merawat mobil pemadam kebakaran yang sudah tua, yang dikenal dengan sebutan Si Jago Merah.

Hari-hari berikutnya dipenuhi dengan tingkah polah persahabatan yang dijalin secara ogah-ogahan. Kisah cinta Gito dan Airin (Tika Putri) yang penuh ‘air dan api’, serta kekisruhan menjalankan tugas sebagai petugas pemadam kebakaran.

Hingga akhirnya mereka tiba di titik nadir. Mereka mendapatkan jati diri lewat sebuah tindakan heroik tanpa pamrih yang membuat mereka mendapat penghargaan dari Wali Kota (Rano Karno).

Film yang berdurasi kurang lebih 90 menit ini, sedikit mirip dengan film Jomblo dari segi karakterisasi pemain-pemainnya. Moral yang diusung film ini lebih mengena. Penonton disinggung untuk memiliki jiwa sosial dan berjuang hidup.

Bisa dibilang, Si Jago Merah film yang segar di mata sekaligus menghibur. Penuh aksi, cinta, persahabatan, sedih dan tawa. Anda tertarik? Datang saja ke bioskop mulai 13 November 2008.

Pantang pulang sebelum padam! Pantang pulang sebelum nonton!

Pemain:
Ringgo Agus Rahman
Desta Club 80’s
Ytonk Club 80’s
Judika
Poppy Sovia
Tika Putri
Indra Birowo
Sarah Sechan
Magdalena

Produser:
Hanung Bramantyo

Sutradara:
Iqbal Rais

Produksi:
PT Kharisma Starvision Plus. (ang)

(Sumber: http://www.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: